Moskow (ANTARA/Xinhua-OANA) - Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov Sabtu mengatakan Moskow tidak akan menyelesaikan masalah perjanjian perdamaian dengan Jepang pada KTT Kerja sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) mendatang di kota Timur Jauh Vladivostok.
Selama pertemuan dengan mahasiswa dari Institut Hubungan Internasional Negeri Moskow, Lavrov mengatakan sengketa teritorial dan masalah yang relevan dengan perjanjian damai antara Rusia dan Jepang tidak akan diselesaikan dalam kerangka APEC.
"Tidak, perjanjian-perjanjian politik atau hukum antar-negara dipertimbangkan dicakup dalam keputusan APEC," kata Lavrov.
Dia menambahkan 21 anggota organisasi regional telah beroperasi sebagai forum untuk perundingan ekonomi "sejak awal sekali."
Rusia dan Jepang telah lama berselisih mengenai kedaulatan atas empat pulau Pasifik yang disengketakan yang disebut Wilayah Utara di Jepang dan Kepulauan Kuril Selatan di Rusia.
Sengketa teritorial itu telah memblokir satu perjanjian perdamaian antara kedua negara sejak akhir Perang Dunia II.
Lavrov mengatakan kepada para mahasiswa bahwa tidak adanya perjanjian perdamaian tidak akan menghambat perkembangan hubungan bilateral Rusia-Jepang secara umum.
"Kami tidak melihat adanya hambatan untuk pengembangan hubungan kita, bahkan tanpa adanya perjanjian perdamaianpun," kata pejabat itu.(rr)
Komentar
Posting Komentar